Merman Gian

Merman & AI Studio


Showcase

Malam Parang

Tools: GPT Image 2.5 × Seedance 2.5

Category: TVC Runway

Echoes of Madiun 2

Tools: Seedance 2.5

Category: Miniseri

Echoes of Madiun

Tools: MiniMax H3 × Seedance 2.5

Category: Short Movie

CLOSER

Tools: Seedance 2.5

Category: TVC Commercial

Gemini Shadows

Tools: Seedance 2.0

Category: Short Movie

The City Breathes

Tools: PixVerse V6

Category: Short Movie

The Celestial Match

Tools: Seedance 2.0

Category: Short Movie

Heaven and Hell

Tools: PixVerse V6

Category: Teaser Trailer

Dream in Monochrome

Tools: Seedance 2.0

Category: Storytelling

GOALS

Tools: Seedance 2.0

Category: Experiment

Wonderland Indonesia

Tools: PixVerse R1

Category: Experiment

Kadita Ocean Angel

Tools: Seedance 2.0

Category: Game Skin Concept

POINT BREAK

Tools: Seedance 2.0

Category: Short Movie

The Merman Heist

Tools: Grok Imagine

Category: Meta Ads

KeySlim

Tools: Veo 3.1 Fast

Category: UGC Ads


Try Now

More Video

← Back to Portfolio
Showing posts with label Rengat. Show all posts
Showing posts with label Rengat. Show all posts

2025/10/16

Jumat Curhat Polres Inhu: Antara Solusi Nyata dan Agenda Seremonial

Jumat Curhat Polres Inhu: Antara Solusi Nyata dan Agenda Seremonial

Program 'Jumat Curhat' Polres Inhu: Apakah Ini Solusi Nyata atau Sekadar Agenda Seremonial?

INHU - Bro, lo pernah nggak sih ngerasa kalau ada jarak antara aparat keamanan dan masyarakat? Gue rasa ini masalah klasik di mana-mana. Nah, menarik nih melihat langkah yang diambil Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau, lewat program Jumat Curi Hati Masyarakat, atau yang lebih dikenal Jumat Curhat.

Gue dapet info, kayak yang kejadian di Masjid Ar-Rahim Rengat, Jumat 30 Desember 2022 lalu, banyak tokoh agama dan warga yang antusias dateng. Mereka diajak ngobrol, didengar keluhannya, dan bahkan dapet bantuan tunai (Rp 10 juta buat masjid). Pertanyaannya buat kita, sebagai warga dan pemilik blog yang kritis: Sejauh mana program kayak gini benar-benar efektif dan nggak cuma lip service?


Mari Kita Bongkar: Analisis Fungsi Sebenarnya Jumat Curhat

Menurut gue, program ini bukan sekadar rutinitas mingguan, tapi sebuah taktik komunikasi yang punya makna berlapis. Coba kita bedah, apa sih yang dicari Polisi lewat cara ini?

1. Mengubah Arah Komunikasi: Dari Perintah ke Mendengar

Dulu, Polisi sering dilihat sebagai institusi yang datang buat "mengatur" atau "menindak". Komunikasi bersifat satu arah. Program ini, seperti yang disampaikan PS Kasubsi Penmas Polres Inhu, Aipda Misran, fokus buat menyerap semua keluhan masyarakat.

Nilai yang Bisa Kita Ambil: Bayangin, Polisi yang nyamperin kita di tempat ibadah atau tempat kumpul. Ini ngasih sinyal kuat bahwa mereka mau turun ke level akar rumput. Ini harusnya jadi model buat institusi lain juga, Bro. Nggak perlu nunggu laporan resmi yang ribet, tapi buka telinga di lapangan.

2. Membangun Jembatan Kepercayaan Lewat Tokoh Kunci

Kenapa sih Polisi milih Masjid dan ngajak tokoh agama atau pemuka masyarakat? Jawabannya gampang: Trust. Tokoh agama itu highly respected di komunitas. Kalau Polisi bisa meyakinkan para tokoh ini, otomatis informasi dan pesan positif kepolisian akan lebih mudah menjangkau masyarakat umum.

Pertanyaan Buat Kita: Apakah di lingkungan lo, Polisi sudah menjalin hubungan baik sama tokoh kunci? Kalau belum, mungkin ini yang harusnya kita dorong, Bro. Karena trust itu nggak bisa dibeli, tapi harus dibangun pelan-pelan.

3. Komitmen dari Jajaran Pimpinan (Bukan Cuma Staf)

Di acara itu, yang hadir nggak main-main: ada Wakapolres, Kabag SDM, Kabag Ren, Kasat Binmas, Kasat Samapta, dan jajaran lain. Ini penting.

Ajak Pembaca Berpikir: Coba lo pikir, apa bedanya kalau yang datang cuma satu Bhabinkamtibmas sama datangnya seluruh Kabag? Jelas beda, Bro! Kehadiran top-level manajemen ini nunjukkin kalau masalah masyarakat itu dianggap serius, dan input yang didapat langsung didengar oleh pembuat keputusan. Ini meningkatkan rasa dihargai oleh warga.


Dampak Jangka Pendek vs. Tanggung Jawab Jangka Panjang

Jumat Curhat ngasih dua dampak yang harus kita lihat secara objektif:

Sisi Positif yang Instan:

  • Bantuan Material: Uang tunai Rp 10 juta yang disalurkan ke Masjid Ar-Rahim (seperti yang dijelaskan oleh Misran) itu adalah bukti nyata goodwill. Ini bantu kebutuhan pembangunan masjid dan secara emosional, warga merasa diperhatikan.
  • Kran Informasi Awal: Polisi dapet insight langsung soal hot issue lokal (misalnya ada maling motor baru, atau anak muda yang sering tawuran) yang belum sempat dilaporkan resmi. Ini data berharga, Bro.

Sisi Kritis (Yang Harus Kita Awasi):

  • Ujian Tindak Lanjut: Ini poin paling penting, Bro! Lo sebagai warga, jangan cuma antusias di awal. Setelah curhat didengar, apakah masalahnya diselesaikan? Kalau Polisi cuma datang, ngangguk-ngangguk, bagi-bagi bantuan, terus nggak ada follow up soal keamanan, trust yang udah susah payah dibangun itu bakal ancur lebih cepat. Tanggung jawab Polisi itu ada di tindak lanjutnya.
  • Jangan Sampai Salah Fokus: Bantuan itu bonus, Bro. Fokus utama harusnya di solusi keamanan. Kita sebagai pembaca harus bisa membedakan: mana agenda sosial, mana agenda penegakan hukum. Jangan sampai Polisi cuma diingat karena bagi-bagi bantuan, tapi nggak diingat karena sukses menekan kriminalitas.

Solusi dan Nilai yang Harus Kita Tuntut (atau Dorong)

Program ini bisa jadi superpower kalau dijalankan dengan benar. Berikut beberapa solusi dan nilai yang bisa kita ambil sebagai warga:

1. Tuntut Transparansi Tindak Lanjut

  • Saran: Polisi harus bikin semacam papan pengumuman. Entah di media sosial mereka atau di kantor kelurahan: "Daftar Curhatan Jumat Lalu, Status Tindak Lanjut: [Sedang Diproses/Sudah Selesai/Masih Dalam Penyelidikan]"
  • Nilai yang Kita Dapatkan: Ini namanya Akuntabilitas. Kita nggak perlu nebak-nebak, kita tahu kalau keluhan kita nggak diabaikan. Ini juga bisa jadi motivasi buat kita untuk ikut mantau.

2. Ajak Polisi Fokus ke Isu Lokal Spesifik

  • Saran: Sebagai warga, saat curhat, jangan cuma ngomong yang umum. Kasih tahu isu yang spesifik di lingkunganmu. Apakah sering ada balap liar di jalan X? Apakah ada toko yang sering kemalingan?
  • Nilai yang Kita Dapatkan: Solusi yang diberikan Polisi jadi tepat sasaran. Mereka nggak buang-buang energi patroli di tempat yang aman.

3. Kita Sendiri Harus Aktif (Bukan Pasif)

  • Saran: Program ini namanya Jumat Curhat, bukan Jumat Minta Solusi Instan. Kita harus sadar, keamanan itu tanggung jawab bersama. Kita harus dukung Bhabinkamtibmas yang ditugaskan follow up.
  • Nilai yang Kita Dapatkan: Komunikasi dua arah itu nggak bisa dipaksakan dari satu pihak. Kalau Polisi udah membuka diri, kita juga harus aktif menjaga lingkungan dan memberi informasi yang akurat.

Penutup Diskusi dari Aku:

Program Jumat Curhat Polres Inhu ini adalah awal yang bagus, Bro. Ini menunjukkan ada niat baik untuk nimbrung dan menyentuh hati masyarakat. Ujian sebenarnya adalah apakah niat baik ini diiringi dengan komitmen nyata dalam penyelesaian masalah. Kita sebagai pembaca dan warga, harus kritis. Ambil nilai-nilai positifnya (seperti komunikasi dua arah yang terbuka), tapi jangan pernah berhenti menuntut akuntabilitas dan solusi jangka panjang. Intinya: jangan cuma seneng dapet bantuan, tapi tuntut rasa aman yang permanen. Gimana menurut lo, Bro?

2022/10/12

Preemtif Operasi Zebra, Ini Yang Dilaksanakan Satlantas Polres Inhu

Preemtif Operasi Zebra, Ini Yang Dilaksanakan Satlantas Polres Inhu

INHU - Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Inhu, hari ini, Rabu 12 Oktober 2022 melaksanakan berbagai kegiatan bersifat preemtif dalam Operasi Zebra Lancang Kuning (LK) 2022 dibeberapa lokasi. 

 Kegiatan preemtif itu diantaranya adalah Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) baik secara langsung maupun lewat media elektronik, pemasangan spanduk dan stiker serta pembagian brosur dan masker pada pengendara kendaraan bermotor.

 "Setidaknya, ada 4 titik yang menjadi lokasi kegiatan preemtif kita hari ini," kata Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso, S.I.K., M.Si melalui Kasat Lantas Polres Inhu, AKP Rocky Junasmi, S.I.K., M.H serta PS Kasubsi Penmas Polres Inhu, Aipda Misran diruang kerjanya, Rabu siang.

 Lokasi pertama, jelas Kasat, ruas Jalan Sultan Kota Rengat, kedua, stasiun radio Swai FM Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat, Jalan Lintas Rengat - Tembilahan, tepatnya Tugu Lima Kota Rengat dan Jalan Lintas Timur (Jalintim) Km 199 Kelurahan Pematang Reba.

 Diungkapkan Kasat, ada beberapa target dan sasaran yang diharapkan tercapai dalam operasi tersebut, yakni meminimalisir resiko atau fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, mencegah kecelakaan lalu lintas, meningkatkan kewaspadaan pengendara saat di jalan raya dan menumbuhkan perilaku masyarakat yang tertib berlalu lintas untuk mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang aman dan kondusif.

2021/11/04

Satres Narkoba Polres Inhu Ringkus Dua Pengedar Sabu di Rengat

INHU - Hanya hitungan jam, Satres Narkoba Polres Inhu mengamankan dua pengedar narkoba jenis sabu-sabu di kota Rengat, bahkan salah satunya adalah wanita, dari tangan para tersangka, diamankan 6 paket sabu-sabu siap edar. Kedua tersangka kasus narkoba yang menghebohkan warga Rengat itu adalah, YS alias Bebeh (38) warga Kelurahan Sekip Hulu Rengat yang kedapatan mengantongi sabu  dan SM alias Ega (39) warga Kelurahan Kambesko seroang perempuan ikut bantu suaminya edarkan sabu.

Satres Narkoba Polres Inhu Ringkus Dua Pengedar Sabu di Rengat

"Kedua tersangka diringkus Jumat 29 Oktober 2021 malam pada tempat dan waktu yang berbeda," kata Kapolres Inhu AKBP Bachtiar Alponso S.I.K, M.Si melalui PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, Kamis 4 Oktober 2021 siang.

Dijelaskan, Jumat 29 Oktober 2021 malam, tim Opsnal Satres Narkoba Polres Inhu mendapat informasi jika kerap terjadi transaksi narkoba disekitar Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau lapangan Beringin kota Rengat, terlebih pada malam hari.

Tim segera turun, melakukan pengintaian sekitar lapangan hijau Renga, sekitar pukul 23.00 WIB, terlihat seorang laki-laki tengah duduk di tangga panggung lapangan hijau, seperti sedang menunggu seseorang. Laki-laki yang mengaku berinisial YS alias Bebeh itu langsung diamankan, ketika digeledah, tidak ditemukan narkoba, namun tak jauh dari tempat duduk Bebeh, tim melihat ada plastik klep kecil tergelatak yang diduga sabu-sabu.

Akhirnya Bebeh mengaku jika plastik klep kecil itu miliknya yang sengaja dibuang ketika tim hendak mengamankannya. Bebeh juga mengaku, sabu dengan berat 1,55 gram itu akan dijualnya yang didapatkan dari seseorang kenalannya yang selama ini memasok sabu untuk Bebeh. Selain sabu-sabu, dari tangan tersangka diamankan juga uang tunai Rp 200 ribu hasil penjualan sabu. 

Kemudian tim bergerak menuju rumah pemasok sabu pada tersangka, namun ketika rumah yang berada dijalan Hang Lekir gang Kuantan Barat, Kelurahan Kambesko digerebek, ternyata pemasok sabu yang sudah dikantongi identitasnya itu tidak ada dirumah, hanya istrinya, SM alias Ega saja yang dirumah. Ketika digeledah, tim menemukan 1 dompet kecil warna pink dekat tempat tidur dalam kama yang berisi 4 paket sabu-sabu siap edar, Ega tidak bisa mengelak ketika tim menemukan barang bukti narkoba.

Ega juga mengaku jika selama ini dia membantu suaminya bisnis sabu-sabu. Selain 4 paket sabu-sabu siap edar dengan berat 9,05 gram, dirumah itu, tim juga mengamankan timbangan elektrik, handphone yang digunakan tersangka untuk bertransaksi, sejumlah plastik klep pembungkus sabu-sabu, uang tunai Rp 2 juta diduga hasil penjualan sabu serta barang bukti lain yang berkaitan dengan aktifitas peredaran narkoba.

2021/01/08

Ibu Kandung Haikal Berurai Air Mata saat Terima Bantuan Dari BJC Inhu

INHU - Isak tangis dan uraian air mata Siti Hajar, ibu kandung Muhammad Haikal, usia 4 bulan, bayi malang yang diketahui menderita penyakit langka ketika tim dari Bhayangkara Jip Community (BJC) Indragiri Hulu (Inhu) datang untuk menyerahkan bantuan pada orang tua Haikal. Tim BJC yang diwakili Bendahara BJC Inhu Rino Rusdi dan Adi Sucipto datang kerumah orang tua Haikal, di Desa Kuantan Babu Kecamatan Rengat, Jumat 8 Januari 2021 pukul 15.00 WIB.

Ibu Kandung Haikal Berurai Air Mata saat Terima Bantuan Dari BJC Inhu


Kapolres Inhu AKBP Efrizal S.IK melalui PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, Jumat malam membenarkan penyaluran bantuan pada orang tua Haikal oleh BJC Inhu. Dikatakan Misran, seperti yang disampaikan Kapolres Inhu selaku pembina BJC Inhu, bahwa BJC tidak hanya sekedar komunitas mobil off road dan sebagai tempat menyalurkan hobi, tapi BJC Inhu selalu mengedepankan kegiatan sosial dan kepedulian terhadap masyarakat. 

"Tadi sore, kegiatan sosial BJC dilanjutkan dengan penyerahan bantuan pada orang tua Haikal sebesar Rp 5 juta," ucap Misran. 

Sebagaimana diketahui, bayi malang yang bernama Muhammad Haikal, usia 4 bulan yang menginap penyakit dengan nama medis megacolon congenital atau pembengkakan pada perut itu akhirnya dirujuk ke Pekanbaru untuk operasi, namun akhirnya meninggal dunia di Pekanbaru Senin 4 Januari 2021. 

Sebelum berangkat ke Pekanbaru, Polres Inhu melalui program Polres Inhu Peduli telah menyerahkan bantuan dana yang digalang oleh Kapolres Inhu AKBP Efrizal S.IK pada personel Polres Inhu. Sumbangan dan sedekah personel Polres Inhu yang berjumlah Rp 3 juta itu diserahkan oleh Kapolres melalui Kasubag Pers Polres Inhu Susiati didampingi dua personel Polres Inhu pada orang tua Haikal di RSUD Indrasari Pematang Reba, Jumat 1 Januari 2021 kemarin.

2020/11/27

Kapolres Inhu Ikuti Deklarasi Masyarakat Peduli Pemilu Anti Money Politik

INHU - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Indragiri Hulu (Inhu) AKBP Efrizal S.IK disela-sela kesibukannya menyempatkan diri untuk menghadiri langsung acara Deklarasi Masyarakat Peduli Pemilu Anti Money Politik. Kegiatan yang ditata oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Inhu ini dilaksanakan di gedung Dang Purnama Rengat, Kamis 26 November 2020 pagi. 

Kapolres Inhu Ikuti Deklarasi Masyarakat Peduli Pemilu Anti Money Politik

Selain Kapolres Inhu, kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Inhu yang diwakili oleh Plt Asisten I Pemkab Inhu, Syaipul Bahri, Dandim 0302 Inhu Letkol CZI Eko Supri Setiawan, S.Sos, Ketua Bawaslu Inhu Dedi Risanto, M.Si, Ketua KPU Inhu Yenni Mairida, SE., MM, Kasi Pidum Kejari Inhu Yulianto Ariwibowo, SH, Kasdim 0302 Inhu Mayor Inf. S Nababan, Calon Bupati nomor urut 4 Irjen Pol (Purn) Wahyu Adi, Cawabup No. Urut 3 Agus Rianto, SH, Para LO dari masing - masing Paslon Bupati dan Wabup Inhu, Tim Sentra Gakkumdu Inhu.

Hadir juga Ketua LAMR Datuk Seri R Marwan MR, Pengurus PD Muhammadiyah Inhu Mulya Santoni, Ketua GP Ansor Inhu Tulus Subaya, Pengurus MUI Inhu Abdul Razak, Ketua IPK Inhu Hendri Marbun, Wakil Ketua KNPI Inhu Gerhana Adjie, M.Si, Perwakilan DPC Pemuda Pancasila Inhu, Ketua BEM STIE-I Handika Karismon, Presma STAI Madinatun Najah Rengat Said Abdul Hafiz, Pengurus AMMI Inhu Ones S Syahputra dan sejumlah undangan lainnya.

Berikut rangkaian kegiatan yang dilaksanakan ketika deklarasi itu, diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, do'a, pembacaan deklarasi yang berbunyi "deklarasi masyarakat peduli Pemilu anti money politik Kabupaten Inhu, kami elemen masyarakat Kabupaten Inhu dengan ini menyatakan, satu tolak dan lawan money politik dalam Pilkada serentak tahun 2020 yang berintegritas di Kabupaten Inhu.

Kedua, mengawal pemilihan Walikota dan Wakil Walikota, Bupati dan Wakil Bupati dari praktik money politik karena ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat.

Ketiga, tidak membenarkan money politik sebagai sarana meraih simpati pemilih karena mencederai integritas dan kedaulatan rakyat.

Empat, mengajak pemilih untuk menentukan pilihannya secara cerdas berdasarkan visi, misi dan program para calon kepala daerah.

Kelima, mendukung kegiatan pengawasan dan penanganan pelanggaran yang dilakukan lembaga pengawasan Pemilu.

Enam, tidak akan melakukan intimidasi, kekerasan atau aktifitas dalam bentuk apapun yang dapat menganggu proses penanganan tindak pidana money politik dan tindak pidana lainnya.

Kemudian penandatanganan Anti Money Politik dipimpin oleh Ketua GP Ansor, testimoni Anti Money Politik, sambutan Ketua Bawaslu, sambutan Bupati Inhu diwakili oleh Plt Asisten I Pemkab. Inhu, sambutan Kapolres Inhu, launching hotline Pengaduan Bawaslu Inhu, foto bersama  dan pelepasan Tim Patroli Anti Money Politik oleh Forkopimda Inhu.

2019/12/05

Danau Raja

EXPLORE INHU - Danau Raja. Apakah anda sedang mencari tempat wisata di kabupaten Indragiri Hulu? Tidak perlu jauh-jauh, datang saja ke Kota Rengat! Disana kita bisa menemukan Taman Rekreasi Danau Raja.

Danau Raja
Danaunya cukup luas, airnya juga cukup bersih, dan di pinggiran Danau Raja terdapat pula taman yang di penuhi pohon-pohon nan rimbun yang tentunya menghadirkan sensasi kesegaran dengan tiupan angin sepoy-sepoynya.

Selain itu juga di dalam komplek Danau Raja terdapat pula Replika Istana Kerajaan Indragiri yang merupakan warisan budaya dan sejarah kerajaan melayu di Provinsi Riau.

Danau Raja

Tidak jauh di sisi sebelahnya juga terdapat Sebuah bangunan megah yakni Gedung Olahraga yang nantinya akan digunakan untuk cabang Volley dan Sepak Takraw pada Pekan Olahraga Provinsi (porprov) ke VIII di Kabupaten Indragiri Hulu.

Sejarah Danau Raja

Menilik lebih jauh keindahan panorama Danau Raja, agak kurang rasanya jika kita tidak meninjau asal usul kenapa danau ini dinamakan dengan Danau Raja. Bertanya soal sejarah Danau Raja ini, bukan Kota Rengat namanya jika tidak memiliki asal usul sejarahnya.

Wisata Danau Raja 

Konon kabarnya Danau Raja ini dulunya merupakan tempat mandinya para Raja-raja Melayu di Kerajaan Indragiri, itulah secuil cerita dari penggalan sejarah sehingga kenapa dinamakan dengan Danau Raja. Tentunya dulu pada masa itu Danau Raja belumlah sebesar dan seluas seperti sekarang ini.


Istana Kerajaan Indragiri Danau Raja


Danau Raja Merupakan sebuah panorama alam yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi obyek pariwisata. Apalagi bagi Keluarga yang ingin mengadakan Piknik Keluarga atau Rekreasi Keluarga, Danau Raja merupakan pilihan yang sangat tepat dari alternatif destinasi wisata yang tersedia di Kabupaten Indragiri Hulu.

Balai Kerapatan Adat Indragiri Danau Raja

Akses Jalan ke Danau Raja

Hal utama yang diperhitungkan oleh para wisatawan untuk melakukan kunjungan wisata adalah akses jalan ke tempat tujuan wisata tersebut. Bagi para Wisatawan yang ingin berkunjung ke Danau Raja tidak perlu takut karena akses untuk ke Danau Raja tidaklah sulit karena Danau Raja terletak di dalam kota Rengat, tepatnya di Jalan Sultan yang berhadapan dengan SMA Negeri 1 Rengat dan SMK Negeri 1 Rengat.

Danau Raja

Adapun rute yang dapat dilalui untuk bisa sampai ke Danau Raja Rengat, bagi wisatawan yang dari luar Pulau Sumatera tentunya bisa transit terlebih dahulu di Kota Pekanbaru untuk kemudian melanjutkan perjalanan melalui jalur darat menuju Kota Rengat dengan jarak tempuh lebih kurang 4 jam perjalanan, dimana sepanjang perjalanan anda dapat menikmati pemandangan alam yang menarik seperti perkebunan kelapa sawit, karet dan lain sebagainya. Dan bagi para wisatawan dari luar provinsi namun masih di dalam wilayah Pulau Sumatera, bisa melauli jalur darat.

Bagi wisatawan dari luar kota juga tidak perlu khawatir mengenai masalah penginapan, karena tepat di depan Danau Raja terdapat Hotel Danau Raja yang bisa memudahkan para wisatawan dari luar daerah kab Inhu untuk bermalam dan menginap di kota Rengat sebelum melanjutkan perjalanan kembali.

Danau Raja Sunset

Indragiri Hulu memang tidak punya obyek wisata seperti Pantai di tepi laut dengan semilir ombak nya, ataupun puncak gunung tinggi yang bisa didaki, tapi Indragiri Hulu punya Danau yang fenomenal yang layak untuk di kunjungi, danau tersebut bernama Danau Raja.

Dengan berbagai pesona yang ditawarkan, cukuplah kiranya menjadikan Danau Raja sebagai alternatif tujuan wisata anda.


2015/11/23

14 Kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu

inhu.my.id - 14 Kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu. Kabupaten Indragiri Hulu atau sering disingkat INHU adalah salah satu kabupaten di Provinsi Riau, Indonesia.

14 Kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu

Terdapat 14 kecamatan di kabupaten Indragiri Hulu, yaitu:

  1. Kecamatan Rengat.
  2. Kecamatan Rengat Barat.
  3. Kecamatan Pasir Penyu.
  4. Kecamatan Peranap.
  5. Kecamatan Lirik.
  6. Kecamatan Kelayang.
  7. Kecamatan Seberida.
  8. Kecamatan Batang Gansal.
  9. Kecamatan Batang Cenaku.
  10. Kecamatan Kuala Cenaku.
  11. Kecamatan Batang Peranap.
  12. Kecamatan Rakit Kulim.
  13. Kecamatan Lubuk Batu Jaya.
  14. Kecamatan Sungai Lala.